
JTI, Lampung Tengah — SMP Negeri 1 Bekri, Kabupaten Lampung Tengah, menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penerapan Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2025/2026. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Iswantoro, S.Pd., sekolah ini aktif melakukan berbagai persiapan untuk mendukung implementasi kurikulum baru tersebut.
Kurikulum Merdeka, yang menekankan pada pembelajaran berbasis proyek, penguatan profil pelajar Pancasila, serta fleksibilitas dalam proses pembelajaran, disambut positif oleh seluruh warga sekolah. Dalam beberapa bulan terakhir, SMP Negeri 1 Bekri telah mengadakan pelatihan bagi guru, workshop, serta sosialisasi kepada orang tua dan siswa untuk memahami konsep dan penerapan Kurikulum Merdeka

“Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan, relevan, dan bermakna bagi peserta didik,” ujar Iswantoro, S.Pd. “Dengan Kurikulum Merdeka, siswa diberi ruang lebih luas untuk mengembangkan minat, bakat, serta karakter, sehingga mampu menjadi generasi yang adaptif dan berdaya saing tinggi.”
Selain itu, SMP Negeri 1 Bekri juga mulai mengintegrasikan pembelajaran berbasis teknologi, membangun kolaborasi antar siswa, serta mendorong inovasi dalam setiap kegiatan belajar mengajar. Program-progam unggulan berbasis proyek dan kearifan lokal juga disiapkan untuk memperkaya pengalaman belajar siswa.

Dengan langkah-langkah strategis ini, SMP Negeri 1 Bekri berharap dapat menjadi salah satu sekolah rujukan di Kabupaten Lampung Tengah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara optimal.














